Proses Pendirian Usaha Kuliner Sebagai UKM Untuk Syarat Mendapatkan Ijin IRT

Daftar Isi

  1. Proses Pendirian Usaha
  2. Kata Pengantar
  3. Uji Coba Produk Makanan
  4. Pembuatan Brand/Merek
  5. Pendaftaran Brand
  6. Syarat Sertifikasi IRT(Industri Rumah Tangga)

Proses Pendirian Usaha Kuliner Agar Layak Dan Diakui Pemerintah

Untuk mendirikan dan memiliki sebuah usaha kuliner ternyata prosesnya tidak semudah yang kita bayangkan. Proses Pendirian Usaha Produk Makanan bukan sekedar menyiapkan bahan, memasak, dan menjual saja. Akan tetapi lebih dari itu dan sangat membutuhkan kesiapan yang benar-benar serius diluar sekedar modal secara materi saja. Proses Pendirian Usaha Kuliner merupakan salah satu bidang usaha yang sangat ketat mendapatkan pengawasan pemerintah, terutama karena berkaitan dengan keamanan pangan bagi masyarakat luas. Disinilah peran BPOM dan DEPKES sangat dibutuhkan.

Bisnis Produk Makanan Tidak Hanya Membuat Makanan Saja

Ingin Tau Bagaimana Proses Pendirian Usaha Kuliner?

Jika anda ingin memiliki bisnis sendiri dalam bidang kuliner atau makanan sebagai usaha yang banyak disukai dan diakui, maka anda harus memiliki kesiapan diri untuk bekerja lebih dari jam normal. Bahkan anda harus rela dan siap untuk menginvestasikan seluruh waktu yang anda miliki. Pada fase inilah seseorang banyak meninggalkan hal atau orang yang paling mereka sayangi sekalipun. Karena Proses Pendirian Usaha Kuliner bukan hal yang mmain-main. Tidak hanya mempersiapkan modal berupa uang saja, tapi juga waktu, pikiran, tenaga, jam tidur, dan mental yang benar-benar tangguh untuk menghadapi segala hal bahkan yang diluar dugaan misalnya.

Terkadang tidur dan mimpi juga harus rela terlewatkan, karena berusaha untuk tetap terjaga agar impian tidak sirna ditelan waktu.
Impian yang dibangun dengan energi positif bisa memunculkan ide dan kreasi, bisa dari melihat bisnis orang lain sebagai inspirasi, melalui perjalanan wisata kuliner atau ide yang diberikan dari orang lain.

Melakukan Uji Coba Pembuatan Produk Makanan

Dalam Proses Pendirian Usaha Kuliner, ide dan kreasi yang sudah didapatkan selanjutnya harus diwujudkan dengan melakukan praktek langsung, uji coba, bikin sampel produk. Setelah melakukan uji coba nyata dari ide kreative dan analisis, hasil produksi perdana memerlukan tester, untuk mengetahui kekurangan dari rasa, kualitas, tekstur dan rasa nagih di lidah. Apabila hasil masih kurang enak, lakukan riset dan carilah ilmu pendukungnya dengan ikut seminar, kursus, praktek bersama selain ilmu bertambah, juga mendapat pengakuan berupa sertifikat.

Pembuatan BRAND

Setelah jenis produk makanan sudah siap diproduksi masal, Proses Pendirian Usaha Kuliner selanjutnya adalah pembuatan BRAND. Supaya memiliki produk makanan yang benar-benar aman, unik, menarik, dan layak bagi masyarakat Buatlah BRAND atau merek produk anda sebagus mungkin sesuai selera. Agar produk makanan anda memiliki nilai MENJUAL dan MENAWARKAN. maka nama produk makanan yang anda miliki pun wajib punya BRAND atau merek, sehingga mudah bagi konsumen untuk mengingat dan melakukan repeat order

Pendaftaran BRAND Dalam Proses Pendirian Usaha Kuliner

Proses Pendirian Usaha Produk Makanan selanjutnya agar BRAND yang anda miliki diakui KEMENHUKAM dan Industri, maka daftarkan nama BRAND anda menjadi HAKI(Hak Kekayaan Intelektual) agar terdaftar di KEMENHUKAM dan Industri. Proses Pendirian Usaha Produk Makanan dengan mendaftarkan atau melakukan legalisasi brand sangat penting untuk bisnis anda. Agar produk yang anda buat sebagai bisnis beredar luas di kalangan masyarakat luas dan bisa dijual secara umum dan bebas. Maka proses yang harus anda kerjakan selanjutnya adalah mendaftarkan bisnis anda menjadi UKM(Usaha Kecil Menengah) yang memiliki sertifikat. Pendaftaran dapat anda lakukan ke dinas perindustrian daerah dengan mengikuti Seminar UKM daerah untuk mendapatkan Sertifikat daerah yang selanjutnya digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan IRT.

Sertifikasi IRT(Industri Rumah Tangga), berlaku untuk 5 tahun dan merupakan syarat bahwa produk bisnis anda telah memenuhi syarat kesehatan dan higienis.

Syarat Untuk Sertifikasi IRT Dalam Proses Pendirian Usaha Kuliner

  1. Mengisi formulir IRT,
  2. Copy Sertifikat Daerah,
  3. Alamat usaha; dan
  4. Copy KTP.

Setelah semua syarat terpenuhi, maka Dinas perindustrian daerah akan mengirim Team Sertifikasi Pangan dan Olahan ke tempat produksi bisnis anda. Kewajiban yang harus anda lakukan saat kunjungan team adalah: Mendemokan proses produksi produk anda, dimulai dari komposisi bahan baku, proses pembuatan, proses pemasakan sampai dengan proses pengepakan atau packing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.